“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memperkaya mereka dengan karunianya.. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).


"Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).


"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."(Qs. At Taubah (9) : 71).

Find more about Our wedding

CEREMONY
FIND US
Work Image
GALUH AYUNINGTYAS
Work Image
DEDIK RAHMAT
Work Image
Marriage Decision

Tentang Galuh Ayuningtyas

Galuh ayuningtyas adalah nama yang diberikan kepada saya ketika saya lahir pada tanggal 7 Juni 1987 silam, saya anak pertama dari 2 bersaudara. Ibu saya bernama Yuniwati dan Ayah saya bernama Moch Ariyadi Triwibowo.

Riwayat pendidikan saya dimulai dari TK selama 1 tahun di TK Widya Putra Jakarta Timur, tahun 1993 saya masuk ke SD negeri percontohan 05 pagi Jakarta Timur, tahun 1999 saya melanjutkan ke SMP Negri 259 Jakarta Timur, kemudian tahun 2002 saya melanjutkan sekolah ke SMU Negeri 113 Jakarta Timur. Setelah pada tahun 2005 saya melanjutkan kuliah di Univesitas Padjadjaran Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra dan lulus pada 2009.

Saat ini saya bekerja di Bagian Arsip dan Perpustakaan Kantor Perwakilan Pemprov Jawa Tengah - Jakarta. Diselah-selah waktu saya mempunyai hobi fotografi, wisata kuliner, dan silaturahim. Maka nikmat manalagi yang bisa didustakan ketika Allah SWT sesungguhnya adalah maha pemberi nikmat, alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk menyepurnakan agama dan hidup saya. Saya yakin bahwa Alloh SWT lah yang memberikan Rizqi kepada semua makhluk-Nya di semesta alam.

Tentang Dedik Rahmat

Nama lengkap saya Dedik rahmat. Lahir dari keluarga muslim yang sederhana penuh dengan kesahajaan. Kurang lebih 31 tahun lalu Saya terlahir sebagai anak pertama dari 2 bersaudara dari rahim seorang ibu yang bernama Sumarni dan Bapak bernama Keman di Kutoarjo Purworejo Jawa Tengah, yaitu tepatnya tanggal 02 Juni 1982.

Saat ini saya bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang telekomunikasi di jakarta selatan, namun saya yakin bahwa Alloh SWT lah yang memberikan Rizqi kepada semua makhluk-Nya dan tidak terkecuali manusia.

Pada tahun 1986 saya mulai belajar di sebuah TK selama 2 tahun, tahun 1988 masuk ke SD negeri di Kutoarjo, tahun 1994 saya melanjutkan sekolah ke SLTPN 1 Kutoarjo Purworejo dan setelah itu melanjutkan ke SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto lulus tahun 2001. Kemudian melanjutkan kuliah di Akatel Sandhy Putra Jakarta lulus 2006 dan melanjutkan lagi di Teknik Elektro Universitas Mercu Buana Jakarta lulus 2009.

Keputusan Menikah

Dedik Rahmat, S.T

Sebagaimana yang Ali bin Abi Thalib ra pernah sampaikan, bahwa cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan atau mempersilakan. Ia adalah keberanian, atau pengorbanan. Maka aku pilih keberanian. Keberanian untuk mengambil kesempatan berkomitmen dengan seorang perempuan yang aku yakini telah Allah takdirkan.

Berawal dari pertukaran CV melalui teman kajian liqoat pada 16 Sya’ban 1434 H / 25 Juni 2013, aku mengenal sosok Galuh Ayuningtyas (Galuh). Dalam rentang waktu yang tidak begitu lama, aku semakin mendalami sosoknya.

Galuh adalah seseorang yang kupandang shalihah. Hal ini adalah penting, sebagaimana hadist Rasulullah Saw, “ Wanita dinikahi karena empat hal : karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (ke-Islamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan celaka”. (Hadits Shahih Riwayat Bukhari 6:123, Muslim 4:175). Dengan cara ini pula aku ingin mengajari anak-anakku kelak tentang keshalihan jauh sebelum mereka dilahirkan, yakni dengan memilihkan Ibu yang shalihah bagi mereka. Keshalihan menjadi supporting system utama dalam menjalankan kehidupan kelak. Seorang pecinta dan penggerak aktivitas sosial, seorang yang supel namun memegang teguh prinsip, yang dengannya aku mampu mengarungi beragam aktivitas lintas kalangan, lintas komunitas, dan pergaulan multi karakter. Seorang yang gemar membaca dan menulis, yang dengannya aku mampu memperkaya wawasan dan berkarya bersama. Sosok yang memiliki kesamaan visi, kesamaan mimpi dan cita, kesamaan passion , kesamaan minat, kesamaan suku bangsa, karakter dan kepribadian yang kuat, cerdas, kreatif, terampil, menarik, dengan latar belakang keluarga yang baik menjadikannya sosok yang tak hanya melengkapi, namun dapat menjadi partner yang membangun serta menguatkan. Teramat banyak kemiripan karakter dan ‘potret’ diriku yang aku temukan pada dirinya selama aku mengenalnya.

Melalui interaksi Murobbiyah, teman-teman, Orang tua, keluarga dan tentunya pelibatan Allah dalam setiap prosesnya. Maka pada 28 Dzulhijjah 1434 H, tepatnya tanggal 2 November 2013 Bismillah aku dan keluargaku silaturrahmi ke rumah Galuh untuk mengkhitbahnya. Melamarnya bagiku menjadi bentuk kesungguhan komitmen dan penjagaan terhadap dirinya dan kedua keluarga kami dalam melangsungkan proses menuju pernikahan. Komitmen inilah yang akan membuat kami memikul resiko dan konsekuensi dari keputusan yang kami ambil tanpa mengeluh, serta menjalaninya dengan penuh rasa syukur sebagai bagian dari kehidupan yang terus berproses. Ini pun menjadi momentum kami untuk semakin berbenah, bersiap menuju muaranya di pernikahan kami 8 Maret 2014 atau 6 Jumadil Ula 1434 H nanti, jalan melengkapi separuh agama, menjemput pertolongan Allah, mempermudah rezeki, memperoleh ketenangan jiwa dan mengakselerasi penciptaan berbagai amal unggulan, insya Allah.. Alhamdulillah, banyak kemudahan dan pembelajaran membersamai ikhtiar menjemput takdir pernikahan bersamanya. Menikahinya, adalah keberanian menentukan sikap, bukan menunggu waktu hingga datang kedewasaan bersikap, menuju Mitsaqan Ghaliza, perjanjian yang kokoh yang dalam Al Qur'an kata Mitsaqan Ghaliza hanya dipakai 3 kali saja, yakni ketika Allah SWT membuat perjanjian dengan para Nabi, yakni Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa (Al Ahzab 73:7), ketika Allah SWT mengangkat bukit Thur di atas kepala Bani Israil dan menyuruh mereka bersumpah setia pada Allah (An Nissa 4:154) dan ketika Allah SWT menyatakan hubungan pernikahan (An Nissa 4:21).

Kahlil Gibran pernah berkata dalam syairnya, ” Jangan kau kira cinta datang dari keakraban dan pendekatan yang tekun, cinta adalah putera dari kecocokan jiwa dan jikalau itu tiada cinta takkan pernah tercipta, dalam hitungan tahun, bahkan millennia.“ Itulah jodoh, saat Allah mengerakkan hati dua manusia untuk kemudian berkata‘ya kami siap menikah‘ . Apabila ada cinta di hati yang satu, pastilah ada cinta di hati yang lain. “ Bismillah, kupilih dirimu, karena aku yakin engkau mampu menggenapi kekuranganku menjadi kelebihan. Karena aku tahu, tak sempurna agamaku, kecuali engkau menggenapinya. Kupilih dirimu, karena engkau memiliki satu sayap yang bisa melengkapi sayapku yang hanya satu. Maka berdua kita mengepakkan sepasang sayap menuju surga; impian kita bersama. Ketika kini pada akhirnya kita bertemu, yakinlah bahwa itu bukan kebetulan. Sebab bagaimanapun, langkah kita akan saling tertuju, langkahku ke arahmu, langkahmu ke arahku. Terus bersabar. Ada masanya nanti kita saling bertukar tulang. Kau jadi tulang rusukku. Aku jadi tulang punggungmu. :)“



Galuh Ayuningtyas, S.S

Menikah adalah penyempurna separuh agama sebagaimana hadits Rasulullah, “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.”(HR. Al Baihaqi ). Bagiku, menikah adalah satu ibadah yang luar biasa, ibadah yang tidak boleh ditunda ketika kesiapan itu sudah hadir. Menikah menjadi satu gerbang pintu hijrahku untuk selangkah lebih dekat dengan Sang Pencipta. Dengan menikah, aku dapat memaksimalkan ibadahku sebagai hambaNya dan jalan untuk mewujudkan impianku menggapai surga akan semakin terbuka.

Doa dan harapan selalu kupanjatkan kepada Sang Maha Pemilik Cinta akan seorang imam terbaik untuk hidupku kelak. Aku yakin, Allah selalu punya cara terindah untuk mempertemukanku dengan seorang laki-laki yang namanya sudah ditakdirkan untuk menjadi jodohku sejak aku berusia 40 hari. Alhamdulillah, Allah Maha Mendengar dan Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Pertemuan indah itu pun akhirnya datang menghampiriku. Tanpa pernah kubayangkan sebelumnya, tepatnya 16 Sya’ban 1434 H / 25 Juni 2013, sahabatku aktivis di ITJ mengenalkanku dengan seorang laki-laki yang benar-benar belum pernah kukenal sebelumnya. Dia adalah Dedik Rahmat, seorang yang juga aktif di dalam kegiatan sosial dan dakwah. Interaksi singkat yang terbangun di antara kami membuatku semakin mengenali karakternya, sosok yang sepertinya tidak pernah terpikirkan olehku untuk aku temui sebelumnya. Pribadinya supel dan kesalihan dalam dirinya terjaga dengan baik. Dia juga pejuang yang gigih dalam menggapai mimpinya, aktif dalam berbagai hal positif dan selalu ingin menebar kemanfaatan di sekelilingnya.

Allah kembali menunjukkan kepadaku bahwa rencanaNya selalu menjadi yang terbaik dan terindah. Dengan penuh keyakinan, Dedik menawarkan kepadaku sebuah proses pengenalan yang lebih dalam untuk menuju ke jenjang yang lebih besar yaitu pernikahan. Alhamdulillah, manisnya penantian itu kini kurasakan juga. Aku semakin meyakini bahwa mempercayai keputusanNya tidak akan pernah membuatku merasakan kekecewaan, melainkan setumpuk kebahagiaan. Bagiku, ini adalah kesempatan besar yang diberikan Allah untuk dapat menggapai mimpiku dalam mewujudkan ibadah suci ini. Kesalihan yang ada pada dirinya tentu menjadi hal yang paling pertama kuperhatikan, karena sebagaimana hadits yang menyebutkan bahwa hak seorang suami sangat besar pada istrinya, maka aku pun menginginkan seorang suami yang kelak menjadi imam dalam hidupku adalah seseorang yang mampu membawaku ke surgaNya kelak.

Akhirnya, pada tanggal 16 Sya’ban 1434 H / 25 Juni 2013, Bismillah, aku memutuskan untuk memulai proses ini dengannya, sebuah proses yang telah kunantikan sejak lama dan akhirnya datang dengan cara yang terindah di waktu yang terindah.

Alhamdulillah, alam semesta mendukung rencana kami. Kedua orangtuanya yang belum pernah bertemu denganku pun langsung menyetujui rencananya untuk mengkhitbahku. Begitupun dengan kedua orangtuaku yang sangat mempercayakan keputusan ini kepadaku. Allah selalu mengejutkan kami atas berbagai kemudahan yang kami temui dalam setiap proses menuju ibadah suci ini. Semakin hari, aku semakin merasakan betapa banyak nikmat dan anugerah yang telah diberikanNya kepadaku. Pada tanggal 28 Dzulhijjah 1434 H, tepatnya tanggal 2 November 2013, aku dikhitbah olehnya, Dedik Rahmat, seseorang yang baru saja masuk ke dalam kehidupanku namun sudah menjadi hadiah terindah dari Allah yang bahkan tidak pernah terbayangkan akan aku dapatkan. Sebuah komitmen baru telah dibuat dalam hidupku, satu langkah besar yang akan mengubah kehidupanku selanjutnya menuju langkah yang lebih besar lagi, sebuah amanah yang luar biasa. Rencana Allah memang selalu menjadi yang terbaik. Setiap detik perjalanan kami dalam persiapan menuju pernikahan adalah detik-detik pembelajaran bagi kami berdua untuk mempersiapkan segalanya, mempersiapkan diri untuk menggapai ridhaNya dan menuju surgaNya bersama. Insya Allah.

Tidak pernah terbayangkan olehku untuk dapat mengenal dekat seseorang seperti Dedik Rahmat, namun ternyata kini Allah tunjukkan jalan bahwa insya Allah, bukan hanya mengenal dekat dirinya namun aku akan mendampingi hidupnya, menjadi bagian dari dirinya. Ya Allah, berikan kekuatan kepadaku agar aku bisa menjadi seorang pendamping yang tepat baginya, yang pantas untuknya , yang dapat menjadi perhiasan terindah untuknya dan yang selalu membuatnya menjadi manusia yang lebih baik lagi setiap saatnya. Sampaikanlah kami ke dalam surgaMu ya Allah. Terima kasih atas segalanya. Aamiin..

Work Image
Undangan
Work Image
Hall Of Memory
Work Image
Testimonial

Undangan

  • Project Image

Anjungan DIY

  • Project Image

Testimonial

Linda Handayani (linda.kameela@gmail.com):
"Galz itu sahabat yang aku kenal sejak kuliah. Dia rameeee banget kalo udah gabung sama temen-temen sekelas. Sebagai akhwat, Galz tetep bisa gokil sama temen-temen sekelas. Bedanya cuman satu, Galz gak bisa lagi main futsal hehehe...
Galz itu suka panik kadang-kadang. Kepanikannya ngejer wisuda berhasil nyeret-nyeret aku lulus kuliah hahaha... Listrik kosan yang jep ajep, makan malam yang dilakukan dini hari, antre bimbingan sama Achiw, Uneu, Imi selalu menyenangkan, akhirnya wisuda juga...
Jazakillah ahsana jaza..
Sampai tahap ini, aku makin yakin, Galz istiqamah walaupun dalam lingkungan yang heterogen. Buktinya, Jujur, ketika ada beberapa akhwat BEM Unpad yang berubah secara tampilang, aku sempet khawatir Galz ikutan berubah, Alhamdulillah dia tetep bertahan. Ini yang aku titip sama suaminya, jadilah partner Galz beristiqamah dalam taat kepada-Nya.
Barakallahulakuma wabaraka alaykuma wajamaa baynakuma fii khair. Surga itu indah, membangun surga di dunia jauh lebih indah. Semoga Galz dan suami jadi jodoh dunia akhirat. Aamiin...
Salam hangat,
Linda Handayani"


Refa Rizky Pratama
بارك الله لك وبارك عليكما وجمع بينكما في خير
Barakallahu laka wa baraka 'alaikuma wa jama'a fi khoirin :)
Selamat ya pak dedik... ^_^
Semoga pernikahannya berkah dan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah.
Semoga langgeng berdua sampai tua bahkan hingga ke Surga ^_^


Rangga Hadriansyah
widihhhhhh, beruntungnya mbak Galuh dapat pak Dedik :D...
selamat ya pak, semoga lancar acara nya dan langgeng Rumah Tangga nya
cepet jg d karunia kan momongan ...... aamiin :)


Wiguna Prasetyo
Selamat menempuh hidup baru Pak Dedik, semoga menjadi keluarga yang saqinah, mawaddah,dan warrohmah,Semoga Allah SWT menyempurnakan kebahagiaan Bapak ,dan menjadikan pernikahan Bapak sebagai ibadah kepada-Nya diberikan rejeki yang berkah dan melimpah, serta selalu didalam lindungan dan kasih sayang Allah SWT.Baarakallahu laka


Dodi Anwar
Pak dedik itu orangnya baik, tenang tapi menghanyutkan ,selain itu taat pada agama.....
ada sedikit pantun nih ..
burung cendrawasih riang gembira
tersenyum dengan senyuman ramah
semoga menjadi keluarga bahagia
di naungi sakinah mawadah warohmah :D


Mellyza Novisari (Ex BEM KEMA UNPAD 2007-2008)
"Haaaii gallzzz.. aseeek gayaaa deuuhh..
Gaaallzz yaa.. galz itu kembaran saya beda bapa n ibu krna namanya hampir mirip dgn saya.. Melz. Hehehe.. yaapp.. saya kenal galz ktk di bem unpad dlu jaman Abah Reza klo ga salaah.. dy ituu alim bgt.. disaat terpaan jaman smkin kencang.. dy org yg lbh konsisten drpd saya dgn selalu pake jilbab panjang n rok panjang.. hehe.. ala2 akhwat jatinangor gtu dee.. smpe skrg pun msh bgtu.. hebaat.. slain itu, orgnya brtanggung jawab dan keibuan. Dy duluan yg jago masak drpd sayaa.. plus perfeksionis orgnya.. pkok'e lelaki yg mndptkan galz, beruntung dee.. tiap hari mkanan enak trjamin, rajin, rapih, apik, brtanggung jwab dan keibuan tentunyaa.. tp dy jg pnya sisi sensitif nya.. namanya jg wanita.. wahai lelaki yg bruntung, bahagiakanlah sahabatku ini yaaa.. ktk km membahagiakannya.. maka km akan mndapatkan lebih dr galz.. plus plus gtu deeh.. hahaha.. yudh.. sgtu aja ya.. smga jd keluarga yg sakinah mawadah warahmah yaaaa... kiss n hug for my lovely besties.. mmuacchh.."


Aldy Wahyu Pribadi
"Dear mbak Galuh
waduh aku ga biasa ngisi testimoni kayak gini nih. hehehe
Menurut aku sih mbak galuh selama aku kenal sampai saat ini itu memiliki pribadi yang dewasa, easy going, ngemong, enak kalo jadi tempat curhat dan selalu ketemu solusinya. tapi kalo udah ngambek, agak ribet juga sih ya gimana cara ngobatinnya cukup didiemin aja terus ntar baikan lagi. hehehehe
hmmm apalagi ya? so far sih mbak satu ini adalah teman, sahabat sekaligus kakak yang baik bagi aku."


Indra Pratama
"Galuh orangnya ceriwiz, rame, penuh optimis, seru, yang paling penting mau direpotin dan mau diribetin haha :p, Barakallah yak galz semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah, seperti Rasulullah dengan khadijah, Ali dengan fatimah ^__^ thanx"


Aria candra
"Galuh itu.... akhwat shalihat yang selalu bersemangat dalam hal apapun dalam kehidupannya, dia terkenal diantara temen2nya sbg akhwat yang suple dan frendly, punya banyak teman. hidupnya selalu terlihat penuh dengan senyuman, dan bisa menginspirasi teman2nya dikala dirinya sedang happy :), semoga terus istiqomah, dan menjadi pribadi yang selalu bermanfaat... amiin Yaa Rabb Barakallah lakka wa barakah alaika... semoga menjadi kelurga samarata... sakinah mawadah warahmah wa tarbiyah.. aamiin.."


Sabil Zaidane
"Galuh itu saya biasa manggil "nyak" Karena, eemmmmmeeeemmmm :p. Tempat yg enak buat ngobrol,share n diskus.. Personalnya sih asik,hobi kuliner juga dan cihuy lah pokoknya.. Smoga sih ini bisa jg jd modal terbaik buat berinteraksi di kehidupan baru nantinya..aamiin"


Ajeng
"Assalamu'alaikum..
Dear Galuh, mungkin tak banyak yang mampu kusampaikan, karena sedikit tentangmu adalah hal yang berkesan di hidupku. Apalagi banyak? Ah.. mungkin lebay. :D
Oke, kita mulai dengan irama 1/4 timbangan. :pMenurutku, kamu itu...Assiiiiikkk.. #udahgituaja :)))Ngga deng. Selain itu, kamu supel dan menyenangkan. Lucu dan kadang ngga jelas juga sih. Ada hal yang "keren" yang harus dipertahankan; kepedulian. Semoga itu tetap melekat di diri hingga nanti.
Jadilah muslimah shalihah yang senantiasa baik di sisi Allah dengan hanya menyandarkan diri padaNya. Juga hanya berkeluh dan bergantung padaNya. Semoga Allah kabulkan segala pinta dan memudahkan segala niat. Aamiin.. Allahumma aamiin..
Ajeng :-*"


Vita
"Bismillaahh..
Menjadi salah satu orang yg kenal dekat Galuh,dan Insyaa Allah salah satu dr sekian sahabat yg hadir dalam hidupnya,merupakan suatu kebahagiaan&kebanggaan tersendiri buatku pribadi. Hampir 6th berlalu semenjak kenal di lingkup kampus Unpad Jatinangor,sama-sama satu fakultas walau beda jurusan. Dia ada dan hadir ketika datang masa-masa sedang terpuruk,memberi semangat padaku agar Move On,setia mendengarkan curhat galau masa mahasiswaku hingga sekarang,dan tak segan tertawa ngakak dan "menggila" bareng kemanapun kaki ini melangkah. Suasana itulah yang membuatku juga ingin ada dan hadir pada masa-masa tersulit dan juga terindah dalam hidupnya untuk selamanya,sebagai bentuk syukurku atas anugerah ukhuwah yang insyaa Allah takkan lekang dimakan waktu. Selamat yaa dear,Barrakallah..akan datang sahabat sehidupmu yg insyaa Allah juga akan selalu ada untukmu,mencintai dan menyayangimu tulus apa adanya tanpa syarat. Dan di hari H nanti,akan banyak malaikat yang mengaminkan doa-doa yg dimunajatkan untukmu,terutama dariku.."


Merry Rachmawati
"Galuh:
-teman yang baik dlm suka/duka
-asik diajak sharing
-kadang masih suka labil hihihi
-alhamdulillah bentar lg melepas masa lajangnya dgn sesorang yg insya allah tepat, smoga tdk membuat galau lg : )
-wise
- humble alias ga sombong ; )
-bertanggung jawab terbukti dedikasi dlm pekerjaan
-punya prinsip ; )"


Nugroho Adinegoro
"Pernikahan bukanlah sebuah akhir pencarian, tapi merupakan awal dari serangkaian proses pembelajaran. Belajar dalam hal menerima keterbatasan, belajar dalam mengakui kelebihan, belajar dalam bersyukur dan belajar dalam merangkai harapan dan tujuan dari hidup, Surga-NYA... Selamat menempuh gerbang baru kehidupan galz, semoga berkah selalu menyertai diri dan keluarga.. barakallah.."


Deddy Rachman
"Barakallahulaka Wabaraka alaika wa jama'a Bainakuma fi khair.. galuuh"


The wedding will be held at Anjungan DIY TMII, Jakarta

ANJUNGAN DIY

Anjungan DIY TMII
is
The Hall that used to be held a ceremony or reception of marriage located in the area of TMII
at
Jalan Raya Taman Mini, Jakarta 13560, Indonesia

CEREMONY

Ceremony will be held
at
The Pangeran Diponegoro Mosque TMII,
Jakarta
in
March 8th, 2014
by
3.30 p.m

RECEPTION

Reception will be held
at
The Main Hall of Anjungan DIY TMII, Jakarta
in
March 8th, 2014
by
7 p.m - 9 p.m

Your Presence Is Our Pleasure

TOGGLE MAP

Our wedding will be held at Anjungan DIY TMII - Jalan Raya Taman Mini, Jakarta - 13560, Indonesia

  •  info@galuhdedikwedding.com
  •  Anjungan DIY TMII, Jakarta
 Error: Please ensure all fields are completed correctly
 Thank you, your message has been sent!
SEND